Articles by "Aplikasi Cetak PSB"
Showing posts with label Aplikasi Cetak PSB. Show all posts
Menyongsong Tahun Pelajaran Baru 2017/2018 pada Bulan Juli 2017 mendatang, Kementerian Pendidikan  dan Kebudayaan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, Atau Bentuk Lain Yang Sederajat. Permendikbud ini bertujuan untuk memberikan acuan dan pedoman bagi Satuan Pendidikan dalam menyelenggarakan proses penerimaan siswa baru agar dilakukan secara objektif, akuntable, transparan, dan tanpa deskriminasi guna meningkatkan akses layanan pendidikan.

Dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, Atau Bentuk Lain Yang Sederajat ini akan mengatur hal-hal sebagai berikut:

BAB I     Ketentuan Umum
BAB II Tujuan
BAB III Tata Cara PPDB
BAB IV Perpindahan Peserta Didik
BAB V Rombongan Belajar
BAB VI Pelaporan dan Pengawasan
BAB VII Larangan
BAB VIII Sanksi
BAB IX Ketentuan Lain-lain
BAB X Ketentuan Peralihan
BAB XI Ketentuan Penutup

Sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, menerima dana BOS dari pemerintah maupun pemerintah daerah, dan/atau pihak lain dilarang melakukan pungutan
yang terkait pelaksanaan PPDB maupun perpindahan peserta didik yang bertentangan dengan Peraturan Menteri ini maupun ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya.
Hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 akan diumumkan pada Selasa (13/6/2017) mulai pukul 14.00 WIB. Sebanyak 148.066 peserta pendaftar SBMPTN 2017 dinyatakan lulus sebagai calon mahasiswa baru di 85 perguruan tinggi negeri (PTN). 

“Sebanyak 148.066 peserta atau sekitar 14,36 persen dari 797.738 pendaftar SBMPTN 2017 dinyatakan lulus sebagai calon mahasiswa baru di 85 PTN,” kata Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir, di Jakarta, Senin (12/6/2017). 

Nasir mengatakan, SBMPTN merupakan tahap kedua dari proses penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri, setelah sebelumnya telah dilakukan tahap pertama melalui SNMPTN. 

Menurut dia, tahun ini terjadi peningkatan jumlah peserta SBMPTN, dan jumlah peserta yang diterima di PTN. Total pendaftar SBMPTN 2017 adalah 797.738, lebih tinggi dari tahun 2016 sebanyak 721.326 pendaftar. 

“Peserta Bidikmisi yang ikut SBMPTN tahun 2017 juga meningkat, tahun lalu sebanyak 124.398 peserta, sedangkan tahun ini ada 158.157 peserta Bidikmisi yang ikut,” kata Nasir seperti dikutip dari laman resmi kementerian. 

Nasir menambahkan, total peserta kelompok Non-Bidikmisi/ Reguler yang diterima sebanyak 113.968 peserta dan peserta kelompok Bidikmisi yang diterima sebanyak 34.098 peserta. 

Rincian peserta yang diterima menurut jenis ujian Paper Based Test (PBT) sebanyak 143.523 peserta, dan Computer Based Test (CBT) sebanyak 4.543 peserta. Peserta Saintek diterima sebanyak 61.015, peserta Soshum diterima sebanyak 59.714 dan peserta kelompok Campuran yang diterima sebanyak 27.337 peserta. 

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Intan Ahmad mengatakan bahwa calon mahasiswa yang eligible (berhak) Bidikmisi dapat menggunakan tiga jalur untuk masuk perguruan tinggi negeri, yakni jalur SNMPTN, SBMPTN dan jalur Mandiri. 

Peserta Bidikmisi yang lulus SBMPTN akan dilakukan verifikasi kelayakan dan verifikasi kuota oleh perguruan tinggi penerima. 

“Jumlah kuota Bidikmisi tahun 2017 adalah 80.000 orang. Jika jumlah peserta Bidikmisi di perguruan tinggi lebih besar dari kuota, setiap perguruan tinggi diharapkan membantu calon mahasiswa dari kalangan tidak mampu sesuai dengan skema yang ditetapkan masing-masing perguruan tinggi,” kata Intan. 

Menurut Intan, salah satu perguruan tinggi yang memiliki pengalaman mengatasi kekurangan kuota Bidikmisi adalah Institut Pertanian Bogor. Rektor IPB yang juga bertindak sebagai Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Herry Suhardiyanto mengatakan bahwa skema yang digunakan untuk mengatasi kekurangan kuota Bidikmisi di IPB adalah dengan menggunakan bantuan beasiswa dari alumni. 

Sementara itu, Ketua Panitia Pusat SNMPTN dan SBMPTN 2017, Ravik Karsidi mengatakan peserta SBMPTN 2017 dapat melihat pengumuman hasil seleksi SBMPTN 2017 secara online melalui laman Disini.

Selain itu, kata dia, pengumuman juga dapat dilihat di website PTN masing-masing atau bisa juga dilihat pada laman mirror di 12 PTN Silahkan Masuk Pada Sumber Utama:  
Aplikasi Cetak Formulir Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2017/2018  Bapak/ibu sebentar lagi adalah jadwal yang sangat penting yaitu PSB ( Penerimaan SIswa Baru ), dalam penerimaan siswa baru banyak yang di perlukan dalam pelaksanaannya anatara lain SK Panitia , Formulir Pendafataran, Sosialisasi Ke Setiap sekolah, Membuat Brosur dll. pada kesempatan ini admin sedikit membagikan Aplikasi Cetak Formulir Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2017/2018 untuk SD SMP SMA SMK yang mudah di gunakan.

Untuk dapat menggunakan aplikasi ini tentunya bapak/ibu harus mengunduh aplikasinya di Link di Bawah ini :

Aplikasi Cetak Formulir SD

Aplikasi Cetak Formulir SMP

Aplikasi Cetak Formulir SMA

Aplikasi Cetak Formulir SMK